Murid Kelas III SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Belajar Menjadi Konten Kreator Cilik

Murid Kelas III SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Belajar Menjadi Konten Kreator Cilik

Murid Kelas III SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Belajar Menjadi Konten Kreator Cilik

Sebanyak 83 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar menjadi konten kreator cilik dalam kegiatan parents day yang digelar di Ruang Haji Isa sekolah setempat, Sabtu (23/8/2025).

Tema yang diangkat untuk kegiatan parents day kali ini "Konten Kreator Cilik: Anak Cerdas dan Kreatif di Era Digital", hadir sebagai narasumber Rahma Safitri, S.H. selaku orang tua murid dari Davina Cerelia Wijaya.

Koordinator tim kelas III, Yuli Ekowati, menyampaikan manfaat parents day bukan hanya bentuk silaturahmi saja, tetapi menjadi bagian proses belajar berkelanjutan bagi orag tua untuk mengetahui perkembangan anak sesuai zamannya.
"Tema yang diangkat sangat tepat, murid dapat mengembangkan keterampilan digital sesuai bakat dan kreativitas yang dimiliki. Harapannya, setiap kelompok dapat menghasilkan video yang menarik tentunya disertai dengan narasi lugas dan membangun," jelasnya.

Kegiatan inti parents day diawali dengan pembagian delapan kelompok, tiap kelompok terdiri dari sepuluh murid dan didampingi satu orang tua murid dari paguyuban komite kelas III. Setiap kelompok diberi kebebasan untuk memilih satu tema yang berhubungan dengan materi pelajaran kelas III. Lingkup materi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu kata ajaib, Bahasa Inggris terkait part of body, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) tentang panca indera, dan Matematika dengan materi bangun ruang.

Sebelum para murid praktik secara berkelompok, narasumber akan membekali tips menjadi konten kreator pemula. Ada tujuh langkah yang harus disiapkan diantaranya: tentukan tema yang menarik, target harus jelas, konten harus menarik dan berkualitas, konsisten, memanfaatkan platform media sosial, berinteraksi dengan target, dan asah kreativitas diri.

"Jika viewer tak sesuai harapan, jangan menyerah lakukan hal-hal yang unik karena konsistensi itu kunci awal untuk menjadi konten kreator pemula. Tak perlu malu, cobalah hal-hal baru yang lebih menarik namun masih dalam batasan etika, adab, dan agama," pesan Rahma kepada para murid.

Media dan narasi cerita yang akan digunakan untuk pembuatan konten sudah dipersiapkan dari rumah, setiap kelompok diberi kebebasan untuk memilih aplikasi video yang sudah disediakan di fitur play store.

Kegiatan diakhiri dengan tampilan hasil konten yang dibuat masing-masing kelompok. Rasa puas dan bangga terlihat dari raut wajah para murid ketika hasil kontennya ditayangkan melalui layar LCD.

Salah satu murid kelas III, Muhammad Luthfi Pramudya Subandono terlihat bersemangat sepanjang mengikuti kegiatan parents day.
"Ternyata cukup rumit membuat sebuah konten, rencana harus matang dan kerja tim yang solid menjadi salah satu penentu keberhasilan konten. Terima kasih untuk ilmunya hari ini Mama Ceril," ucap Luthfi panggilan akrabnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *